Close Menu
    Facebook
    Panduan Muslim untuk Mengenal Yesus… Kristus Sejati
    Facebook
    Panduan Muslim untuk Mengenal Yesus… Kristus Sejati
    Home»Yesus dalam Keseimbangan Islam dan Kristen»“Firman Tuhan” dan “Roh Tuhan”: Kristus dalam dua buku
    Yesus dalam Keseimbangan Islam dan Kristen

    “Firman Tuhan” dan “Roh Tuhan”: Kristus dalam dua buku

    1 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Dalam Al-Qur’an, kita membaca gambaran luar biasa tentang Yesus Kristus, putra Maryam, saw. Di antara uraian ini, kami menemukan dua judul dasar: “Firman Tuhan” Dan “Jiwa dia” .

    Allah SWT berfirman dalam surat An-Nisa (ayat 171): “Al-Masih, Isa putra Maryam, hanyalah Utusan Allah, dan firman-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan ruh dari-Nya.” .

    Kedua ungkapan indah ini merupakan titik temu yang indah antara Al-Qur’an dan Alkitab. Tapi apa maksudnya? Bagaimana orang Kristen memahaminya ketika mereka membaca Alkitab?

    Pertama: Kristus adalah “Firman Allah”

    Dalam Al-Qur’an, “Firman-Nya” menunjukkan bahwa keberadaan Yesus diperintahkan oleh Tuhan (“Kun”), dan bahwa dia datang untuk membawa pesan Tuhan kepada manusia.

    Dalam Injil Yohanes, kita menemukan pembukaan mendalam yang berbicara tentang judul yang sama, namun dalam perluasan yang lebih besar. Bab pertama mengatakan:
    “Pada mulanya adalah Firman, dan Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itu adalah Allah. …Dan Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya, yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.” (Yohanes 1:1, 14).

    Dari sudut pandang Kristen, ketika Kristus disebut “Firman Tuhan,” maknanya lebih dalam dari sekedar pesan atau perintah. Firman di sini adalah pribadi yang kekal (ada bersama Tuhan sejak awal) yang pada hakikatnya adalah Tuhan, namun “menjadi manusia,” yaitu, ia mengambil kodrat manusia ketika ia dilahirkan dari Perawan Maria. Ini adalah wahyu Tuhan yang lengkap dan jelas kepada umat manusia.

    Kedua: Kristus adalah “roh dari Dia”

    Dalam Al-Qur’an, “roh dari dia” berarti bahwa roh Yesus diciptakan oleh Tuhan, atau bahwa Tuhan mendukungnya dengan Roh Kudus (Jibril).

    Dalam Injil, kita menemukan bahwa kehadiran dan karya Allah dalam kehidupan Kristus bersifat lengkap dan unik. Kita membaca bahwa Roh Kudus turun ke atas Maria untuk mengandung (Lukas 1:35), dan bahwa Roh Kudus turun ke atas Yesus secara nyata pada saat Ia dibaptis (Matius 3:16). Namun yang paling penting, Kristus berjanji kepada murid-murid-Nya bahwa setelah kenaikan-Nya ke surga, Ia akan mengirimkan Roh Kudus untuk menyertai dan di dalam mereka (Yohanes 14:16-17).

    Oleh karena itu, umat Kristiani percaya bahwa “roh” yang sepenuhnya dimiliki Kristus adalah roh yang sama yang Ia berikan kepada orang-orang yang beriman untuk tinggal di dalam diri mereka dan menguduskan mereka.

    Kesimpulan sederhana:

    Kami berdua, Muslim dan Kristen, percaya bahwa Yesus Kristus, putra Maryam, adalah firman dan roh Tuhan. Perbedaan yang bagus terletak pada kisarannya:

    • Dalam Al-Qur’an: Kedua gelar ini memuliakan Kristus sebagai utusan yang sangat diberkati dan istimewa, diciptakan oleh Tuhan atas perintah-Nya dan didukung oleh Roh-Nya.
    • Di dalam Alkitab: Kedua gelar ini menyingkapkan rahasia Kristus sendiri: bahwa Dialah Sabda kekal yang berinkarnasi, dan bahwa Dialah Kristus yang memiliki dan menganugerahkan Roh.

    Barangkali perbedaan pemahaman ini bisa menjadi alasan terjadinya dialog yang tenang dan bermanfaat, di mana masing-masing dari kita membaca bukunya dan bertanya: Siapakah orang yang dipanggil dengan nama-nama besar ini?

    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Previous ArticleApakah Yesus benar-benar disalib?
    Next Article Mengapa orang Kristen percaya bahwa Yesus adalah Firman Tuhan?

    Related Posts

    Yesus yang Mengampuni Dosa: Siapa yang Berkuasa Mengampuni?

    Apakah Yesus memanggil manusia untuk menyembah Tuhan…atau untuk percaya kepada-Nya?

    Sebuah ayat yang menyatukan kita: “Kemudian Kami kabarkan kepadanya kabar baik darinya. Namanya adalah Al-Masih, Isa putra Maryam.”

    Baca artikel ini dalam

    العربيةEnglishFrançaisKurdîTürkçeفارسیاردوবাংলাIndonesian
    Seluruh hak dilindungi undang-undang © 2026

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.